Oke, sepertinya sudah terlalu lama gue menelantarkan blog ini, terakhir pun gue tulis di sini karena ada tugas dari dosen.
Hmm, kalau dipikir-pikir lagi terakhir gue rutin nulis blog ini mungkin di tahun 2017, yang di mana gue masih duduk di bangku kelas 1 SMA dan sekarang gue udah duduk di bangku kuliah semester 2.
Donc, di tulisan ini gue mau cerita singkat aja bagaimana perjalanan gue selama gue menelantarkan blog ini. Dimulai dari masa SMA gue di bilangan Jakarta Selatan, ya masa-masa paling seru, paling carefree lah pokoknya dengan agenda harian gue di sekolah "tidur-makan-ngobrol-main hp-rumpi di kantin (sampai ada mood mau pulang)" dan ada agenda tambahan saat menginjak tahun terakhir sekolah, yup, bimbel. Tempat bimbel yang nyaman dan seru, ditambah letaknya yang gak terlalu jauh dari sekolah, membuat gue kalau jalan ke tempat les 10-5 menit sebelum kelasnya dimulai.
Menghabiskan 3 tahun di SMA dan kurang lebih 1 tahun di tempat bimbel terbayar oleh barcode dan kotak warna hijau di laman pengumuman SNMPTN. Iya, gue keterima di PTN impian gue dari dulu, ini berarti gue harus merantau ke Yogyakarta dan tentu saja gue senang banget, karena emang gue ingin ngerantau, ditambah di Yogya sana masih ada abang gue yang melanjutkan studinya di kampus yang sama, hanya beda fakultas saja, jadi seenggaknya gue masih ada keluarga. Oh iya, dan juga di Yogya biaya hidupnya murah dibanding Jakarta, bahagia deh gue.
Agustus 2019, resmi menjadi maba dengan mengikuti serangkaian ospek yang seru (banget), iya, gue pengen ospek lagi rasanya (ingin lagi karena dapat makan siang dan snack gratis). Hari-hari di kampus pun berjalan dengan lancar alhamdullilah, gue punya teman-teman yang baik mampus yang berasal dari berbagai daerah, para kakak tingkat yang juga baik parah dan gue anggap mereka sebagai kakak sendiri, dan tentu saja teman separantauan gue (a.k.a. teman-teman SMA yang juga merantau di Yogya). Tugas kuliah? Alhamdullilah masih sesuai dengan kemampuan, ya walaupun kadang ada dosen yang ngasih tugas di luar kemampuan. Di kampus pun gue mengikuti beberapa kegiatan, seperti himpunan prodi, UKM, BSO (UKM tingkat fakultas), dan beberapa kepanitiaan karena gue anaknya gak betah di kost, jadi sebisa mungkin gue menyibukkan diri. Lalu, bagaimana kehidupan anak kost dengan uang yang gak banyak? Oke, di sini gue benar-benar belajar bagaimana mengatur keuangan dan nafsu (jajan-jajan), ya walaupun kadang kalap, tapi overall gue survive. Semoga ke depannya bisa surive juga, aamiin.
Dan itu lah perjalanan singkat gue selama gue menelantarkan blog ini. Mungkin untuk tulisan selanjutnya gue bakal mengulas tempat-tempat yang sudah gue datangi, baik itu di Jakarta mau pun Yogya, atau nyeritain beberapa pengalaman gue di sini. Dan mungkin juga ke depannya bakal ada beberapa kata bahasa Prancis di blog ini (since it's my major), well i hope you guys still enjoy it.
Au revoir y'all!!
Hmm, kalau dipikir-pikir lagi terakhir gue rutin nulis blog ini mungkin di tahun 2017, yang di mana gue masih duduk di bangku kelas 1 SMA dan sekarang gue udah duduk di bangku kuliah semester 2.
Donc, di tulisan ini gue mau cerita singkat aja bagaimana perjalanan gue selama gue menelantarkan blog ini. Dimulai dari masa SMA gue di bilangan Jakarta Selatan, ya masa-masa paling seru, paling carefree lah pokoknya dengan agenda harian gue di sekolah "tidur-makan-ngobrol-main hp-rumpi di kantin (sampai ada mood mau pulang)" dan ada agenda tambahan saat menginjak tahun terakhir sekolah, yup, bimbel. Tempat bimbel yang nyaman dan seru, ditambah letaknya yang gak terlalu jauh dari sekolah, membuat gue kalau jalan ke tempat les 10-5 menit sebelum kelasnya dimulai.
Menghabiskan 3 tahun di SMA dan kurang lebih 1 tahun di tempat bimbel terbayar oleh barcode dan kotak warna hijau di laman pengumuman SNMPTN. Iya, gue keterima di PTN impian gue dari dulu, ini berarti gue harus merantau ke Yogyakarta dan tentu saja gue senang banget, karena emang gue ingin ngerantau, ditambah di Yogya sana masih ada abang gue yang melanjutkan studinya di kampus yang sama, hanya beda fakultas saja, jadi seenggaknya gue masih ada keluarga. Oh iya, dan juga di Yogya biaya hidupnya murah dibanding Jakarta, bahagia deh gue.
Agustus 2019, resmi menjadi maba dengan mengikuti serangkaian ospek yang seru (banget), iya, gue pengen ospek lagi rasanya (ingin lagi karena dapat makan siang dan snack gratis). Hari-hari di kampus pun berjalan dengan lancar alhamdullilah, gue punya teman-teman yang baik mampus yang berasal dari berbagai daerah, para kakak tingkat yang juga baik parah dan gue anggap mereka sebagai kakak sendiri, dan tentu saja teman separantauan gue (a.k.a. teman-teman SMA yang juga merantau di Yogya). Tugas kuliah? Alhamdullilah masih sesuai dengan kemampuan, ya walaupun kadang ada dosen yang ngasih tugas di luar kemampuan. Di kampus pun gue mengikuti beberapa kegiatan, seperti himpunan prodi, UKM, BSO (UKM tingkat fakultas), dan beberapa kepanitiaan karena gue anaknya gak betah di kost, jadi sebisa mungkin gue menyibukkan diri. Lalu, bagaimana kehidupan anak kost dengan uang yang gak banyak? Oke, di sini gue benar-benar belajar bagaimana mengatur keuangan dan nafsu (jajan-jajan), ya walaupun kadang kalap, tapi overall gue survive. Semoga ke depannya bisa surive juga, aamiin.
Dan itu lah perjalanan singkat gue selama gue menelantarkan blog ini. Mungkin untuk tulisan selanjutnya gue bakal mengulas tempat-tempat yang sudah gue datangi, baik itu di Jakarta mau pun Yogya, atau nyeritain beberapa pengalaman gue di sini. Dan mungkin juga ke depannya bakal ada beberapa kata bahasa Prancis di blog ini (since it's my major), well i hope you guys still enjoy it.
Au revoir y'all!!