Saat ini, banyak kita jumpai nama-nama penulis baru di toko buku dengan karya-karyanya yang menarik untuk dibaca. Selain itu, para penulis baru ini memiliki sejumlah daya tarik, entah jalan ceritanya, cara penulisannya, atau genre buku yang ditulis. Berbicara soal genre, genre buku di Indonesia memang didominasi oleh genre romantis, horor, misteri, atau fantasi. Walau demikian, hal ini tidak menghambat penulis baru yang menyongsong genre yang paling jarang di Indonesia, yaitu science-fiction untuk menerbitkan bukunya. Mashuri, panggilan penulis baru dengan genre yang jarang ini. Seorang mahasiswa teknik dengan ketertarikannya menulis science-fiction.
AWAL KETERTARIKAN
Sejak awal, Mashuri tidak mempunyai tidak punya
ketertarikan akan menulis dan membaca. Ketika dia duduk di bangku SMP, dia
mulai mencoba menuangkan semua imajinasi dan idenya ke dalam platform daring
bernama Wattpad untuk menulis dan membaca cerita. Awalnya ia ragu, karena dia
sendiri pun tidak pernah membaca buku, apalagi menulis. Tetapi, akhirnya dia
mencoba untuk menulis, menulis, dan menulis lagi sampai ia menemukan titik di
mana kalau menulis adalah hobinya. Hal ini gilirannya membuatnya mulai untuk
membaca buku.
TERINSPIRASI DARI SUZANNE COLLINS
Suzanne Collins dengan karyanya yang difilmkan, yaitu Hunger
Games beserta sekuel-sekuelnya lah yang menjadi inspirasi Mashuri untuk mencoba
baca karya-karyanya yang lain dan juga mendorongnya untuk membaca buku-buku
dari penulis lain, seperti Dee Lestari.
Dari Suzanne Collins juga lah dia juga menyadari jika
kita bisa mengembangkan imajinasi yang visualnya bisa dinilai oleh khalayak
ramai, entah itu sesuai dengan ekspektasi mereka atau tidak.
BERAWAL DARI WATTPAD
Ide serta imajinasinya pun ia tuangkan ke dalam Wattpad.
Awalnya ia membuat tulisan yang terinspirasi dari 3 buku yaitu, Hunger
Games, Divergent, dan Maze Runner. Sayangnya, tulisan itu tidak
terlalu sukses dan hal ini membuatnya enggan untuk menulis lagi. Akan tetapi,
setelahnya ia menonton 4 film science-fiction dan memutuskan untuk
mencoba lagi membuat tulisan seputar time travel dan outer space.
Dari situ lahirlah buku pertamanya berjudul “Destination: Jakarta 2040”
saat ia duduk di bangku kelas 2 SMP.
Penulisan buku berlanjut sampai akhir cerita di tahun
2016 dengan total 290 ribu pembaca dan masuk ke dalam kategori buku yang paling
banyak dibaca di Wattpad.
DINAMIKA PENULISAN
Selama penulisan buku pertama di Wattpad, ia mendapati
sekumpulan pengkritik karya-karya di platform tersebut. Sebenarnya ini bukan
masalah besar jika para pengkritik tersebut meninggalkan kritik yang membangun.
Akan tetapi, ada salah satu yang memberikan komentar negatif seperti, “udah lah
enggak usah nulis di Wattpad kalau (ceritanya) kayak gini”. Lalu, yang kedua
adalah kesulitan untuk memasukkan genre science-fiction ke pasaran yang
ramai dengan genre romance atau teen-fiction. Genre ini memang
salah satu yang paling jarang di dunia sastra Indonesia. Hal ini lah yang
menjadi tantangan tersendiri bagi Mashuri. Dia berusaha untuk membuat para
pembaca tahu maksud cerita yang dibuat dan juga ia ingin membuat pembaca merasa
tertantang untuk membaca ceritanya. Tapi, sayangnya banyak dari mereka tidak
mengerti, sehingga mereka berhenti membaca di tengah jalan. Selain itu, tidak
jarang juga ia mendapat cemoohan karena ceritanya yang “tidak jelas”.
Sukanya, dalam penulisan adalah ia diapresiasi oleh
banyak orang, hingga dapat kesempatan bertemu orang-orang baru melalui
komunitas-komunitas penulis.
PROSES PENERBITAN
Kesuksesan buku pertamanya di Wattpad membuatnya
berkeinginan untuk menerbitkan “Destination: Jakarta 2040”. Awalnya ia
mengirimkan naskahnya ke 7 penerbit dan ditolak semua. Tapi, dia tidak putus
asa, dia mencoba lagi mengirimkan naskahnya ke 3 penerbit. Akhirnya, Januari
2020 naskahnya diterima oleh salah satu penerbit terbesar di Indonesia.
Proses setelah diterbitkan pun tidak lah selalu berjalan
lancar, tentu ada hambatan. Pertama adalah pengurusan kontrak yang tidak mudah,
karena harus membaca sebanyak berlembar-lembar halaman dan harus benar-benar
memahami semua poin yang tertulis. Selain itu, penting juga untuk mengetahui benefit
apa yang kita dapat dan tahu buku yang diterbitkan akan diberlakukan seperti
apa oleh penerbit.
Setelah urusan kontrak sudah selesai, masuklah ke fase
revisi. Di fase ini, cerita kita bakal di-judge lagi, tapi judge
ini akan berbuah bagus, karena di sinilah cerita kita diolah lagi agar layak
dibaca. Bentuk judge yang dimaksud seperti, mereka (editor) memerahi naskah,
ditanya maksud dari ceritanya. Hal ini lah yang membuatnya harus merombak lagi
ceritanya.
SEPUTAR Destination: Jakarta 2040
Buku pertamanya ini bertemakan science-fiction dan
berfokus ke fisika modern terutama teori relativitas. Destination: Jakarta
2040 menceritakan seorang laki-laki yang mendapatkan dirinya berada di
suatu ruang waktu yang berbeda dan bagaimana dia berusaha untuk kembali ke
ruang waktu yang awal dengan memanfaatkan kepintarannya. Banyak plot twist
yang diselipkan hingga bisa membuat pembaca bertanya-tanya. Tidak sampai di
situ, buku ini disuguhkan dengan ending yang tidak tertebak, yang menjadikan
daya tarik lain dari buku ini.
NEXT PROJECT
Dia sudah menyiapkan project yang akan dilakukan
ke depannya. Yang pertama adalah penerbitan buku kedua setelah buku pertama “Destination:
Jakarta 2040” ini terbit. Lalu, di tahun 2021, Mashuri akan menyelesaikan
buku ketiganya. Selain itu, ia juga akan mempromosikan genre bukunya yaitu, science-fiction.
Setelah itu, ada pula keinginan untuk bereksperimen dengan genre yang lain,
karena sekarang pun ia mempunyai beberapa draft novel yang masing-masing
berbeda judul, beda genre, dan beda cerita.
TIPS MENULIS ALA MASHURI
Yang pertama, harus hobi menulis dan harus ada keinginan. 2 hal itu terpenting, karena jika ada ide, tapi tidak ada 2 hal itu akan sulit untuk meneruskan tulisan tersebut. Selain itu, adanya motivasi untuk menulis. Bagi Mashuri sendiri, motivasi untuk menulis adalah untuk menghilangkan rasa bosan dan untuk menuangkan semua idenya ke dalam tulisan. Jika dia tidak ada, dia akan meninggalkan tulisan itu lalu melanjutkannya nanti sambil mencari ide serta niat untuk kembali melanjutkan.
